Sent From my iPhone 3GS Read More..
Day 31 #365shots Fashion Show
|
0
comments
|
3 Doa 3 Cinta
3 Doa 3 Cinta ini melambangkan tiga karakter utama di film ini yaitu 3 santri Rian (Yoga Pratama), Syahid (Yoga Bagus) dan Huda (Nicholas Saputra), latar belakang masing masing karakter dikupas lumayan jelas dibeberapa scene, Huda yang ditinggal ibunya, Rian yang hobi dengan film, Syahid yang stress karena ayahnya yang sakit, lalu apa peranan Dian Sastro ??? Di film ini ia bertransformasi menjadi Donna Satelite seorang penyanyi dangdut yang terkesan norak, kampungan dan murahan, transformasi yang sangat bagus oleh Dian, setidaknya dia melepaskan karakter karakter nan imut cantik seperti film sebelum sebelumnya, beda dengan Nicholas Saputra yang walaupun jowo banget, tapi karakter kalem pendiam masih terlihat di film ini.
Sedihnya gue harus menonton film ini dalam bentuk VCD, salahkan Odiva yang tidak menyediakan versi DVD-nya, jelas jelas gue komplen dengan scenenya yang terkesan biasa saja, tidak ada scene scene dramatis, cendrung stuck pada warna yang sama dari awal sampe akhir.
Dari info yang gue denger sutradaranya Nurman Hakim adalah santri, pantas saja suasana yang disuguhkan bener bener nyata, dari wardrobe, tata krama, ornamen ornamen dsb mencerminkan suasana pesantren pada umumnya, salut deh.
Banyak pesan bagus dalam film ini, Islam bukanlah agama teror, pelecehan seksual yang kerap terjadi di pesantren, dan banyak lagi.
The good thing about this movie adalah kenaturalan akting mereka terkadang membuat kita tertawa, its a good comedy tanpa harus berslapstik, minusnya adalah Dian Sastro yang jadi salah satu pemeran utama dalam film ini serasa porsinya kurang banyak dan tidak punya peranan penting.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
2
comments
|
Merah Putih
Penulis film ini seperti yang di info khan oleh temen gue adalah ayah dan anak yang berprofesi sebagai penulis, mereka bule asal Amerika, yang uniknya lumayan ngerti tentang ke-Bhinekaan Indonesia, maka lahirlah karakter dari berbagai daerah di Indonesia.
Ada Dayan (Rifnu Wikana) dari Bali, Hindu sejati, pendiam, latar belakang bergabung dengan tentara belum terjawab di bagian 1 ini, tokoh kedua ada Tomas (Donny Alamsyah), pemuda Sulawesi yang menjadi saksi kebrutalan Belanda ketika membunuh keluarganya, Kristen sejati, ada Amir (Lukman Sardi) seorang Guru berdarah Jawa, bergabung dengan tentara karena kepedulian tinggi terhadap Indonesia, Marius (Darius Sinatria) blasteran Indo yang tengil dan belagu.
Masih ada beberapa karakter lain yang bergabung didalam ketentaraan, mereka ditempa secara militer, konflik mengalir diantara mereka, pada saat ini terdapat muatan pesan bahwa konflik internal lebih berbahaya daripada ancaman dari luar.
Berdurasi hampir dua jam, ditutup dengan ending menggantung emang sedikit menjengkelkan, tapi wajarlah karena film ini akan dibuat dalam bentuk trilogi, dan melihat dari behind the scenenya part 2 dan part 3 sepertinya bakal lebih menjanjikan kearah action perang. Kita tunggu saja yah ...
Sedikit menganggu adalah dialog bahasa indonesia yang terlalu resmi, dan juga kebiasan Thomas yang mempergunakan kata "ngana" instead "kamu" atau "anda" berhubung karakter yang lain walaupun berasal dari daerah tetap tidak menggunakan bahasa daerah, agak annoying sech buat gue.
Secara tekhnis film ini bergaya Hollywood, scene ledak ledakan terkesan real, gue mikir kira kira tanpa campur tangan Hollywood, film berbudget besar ini bakal jadi seperti apa yah ???
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 30 #365shots Late Juice
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 29 #365shots Pelepas Dahaga
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 28 #365shots Ikan Mas Koki
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 27 #365shots Bunga Duka
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Mereka Bilang, Saya Monyet
Adalah Adjeng, satu karakter yang mempunyai dua sisi berbeda, tenang dan lembut ketika berhadapan dengan ibunya (Mommy) dan sangat garang dan liar ketika berada dengan teman-temannya dan pacarnya. Djenar juga seorang penulis cerita anak-anak dan dirinya tengah berontak dengan trauma masa kecil dimana diperlakukan kasar oleh sang ibu namun dilecehkan secara sexual oleh pacar sang ibu,
Melihat karakter Adjeng, gue melihat wajah temen gue, garang dan liar ketika gaul tapi jadi anak alim ketika dirumah tentunya minus pelecehan sexual waktu kecil yah.
Adjeng yang seorang penulis melampiaskan rasa traumanya dengan cara menuliskan ceritanya kedalam sebuah cerpen yang kemudian diterbitkan oleh sebuah koran.
Bravo untuk Djenar, ini adalah film pertama yang disutradarai olehnya, gue suka ketika dia memvisualisasikan lintah (binatang) ketika scene pelecehan sexual tanpa harus explicit.
Aneh rasanya, 3 hari ini menonton film Pintu Terlarang, Jamila dan Sang President dan Mereka Bilang Saya Monyet dan semuanya menampilkan anak yang tersiksa, ada apa ini ??? Kenapa yah temanya seragam ??? Sigh.
Gue suka melihat sex scene antara Titi Sjuman dan Ray Sahetapi, jarang jarang yah melihat film indonesia yang agak sedikit berani, tapi gak tahu juga yah, secara gue jarang menonton film komedi caur yang biasanya menghadirkan scene scene seperti itu.
Agak aneh juga melihat Henidar Amroe mendapat penghargaan atas aktingnya di film ini, secara gue melihat aktingnya di film atau sinetron lain kayaknya sama aja yah ... Cmiiw.
Tapi Bravo untuk semua usaha produser sutradara crew dan aktor dalam menghadirkan film film bermutu seperti ini.
I like this.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Jamila dan Sang Presiden
Adalah Jamila, seorang pelacur, mempunyai kehidupan yang suram sejak kecil, dijual bapaknya, malangnya sang adik Fatima-pun bernasib sama, seiring waktu Jamila menjalin hubungan dengan seorang mentri muda yang akhirnya berakhir tragis dimana Jamila membunuh menteri tersebut dan juga membunuh mucikari di Kalimantan.
Ditengah segala kegalau-an dan Fatima sang adik yang tak kunjung ketemu, Jamila menyerahkan diri pada polisi, sebuah ormas islam pun menghendaki kematiannya.
Ratna Sarumpaet membubuhi control politik disana sini, ketua ormas islam yang bisa dibayar, kasus perdagangan wanita yang gak beres beres, kemiskinan, kehidupan lapas, agama, semuanya masuk, sehingga kadang suka nanggung dan gak fokus.
Sayang sekali dengan tema berat seperti ini penggarapannya biasa saja, padahal banyak pemikiran absurd dikepala Jamila yang bisa dibuat menjadi lebih menarik, maaf saja, gaya penceritaanya plong bebas hambatan layaknya sinetron.
Dan untuk Jamila yang mempunyai kehidupan yang kelam, I feel sorry for her character, tapi entah kenapa semua masyarakat disalahkan atas nasib buruknya, bahkan Kiai yang secara tidak pernah berhubungan dengan pribadinya pun ikut disalahkan, sesuatu yang sangat lebay dan alay dalam pemikiran gue, walaupun dikorek korek pasti ada hubungannya, namun sekedar untuk melampiaskan rasa kesalnya semua orang dipersalahkan.
Atiqa sebagai Jamila juga menampilkan akting layaknya dipanggung teater dibeberapa scene , gue gak bisa nilai juga sech apa konteksnya masih masuk untuk film ini.
In Shorts :, film "Jamila dan Sang Presiden" ini bentuk lain dari protes tentang kebobrokan Bangsa Indonesia.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
1 comments
|
Day 26 #365shots Rumah Masa Depan
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Pintu Terlarang
Setelah Janji Joni, gue melewatkan Kala (Death Time) langsung skip ke Pintu Terlarang, rasanya emang kurang sreg yah, tapi gue janji gue akan nonton Kala sesegera mungkin.
Adalah Gambir (Fachrie Albar) yang menjadi tokoh sentral di film ini, seorang pematung yang punya pacar cantik (Marsha Timoty) yang hamil diluar nikah yang akhirnya digugurkan dan anehnya bayi itu dimasukkan kedalam patung hasil karya Gambir, namun ternyata itu bukan cerita utama, gambir mulai merasakan terror, dia mendapat pesan "Tolong Saya" dibeberapa kesempatan. Dan ini membawa dia kesebuah club aneh. Sampe situ aja ya sinopsisnya karena yang ada nantinya gue bakal spoiler habis habisan ... Lol.
Sebenarnya sech gue gak terlalu sreg dengan gaya bicara Fachrie Albar yang dibeberapa kesempatan agak terlalu cepat seperti bergumam, namun ketika dia menerapkan hal ini pada scene "ajaib" Chrismas Dinner, emosinya bener bener dapat, gue yang terkadang punya pemikiran yang sama dengan cara fachrie Albar menyiksa tamu Christmas Dinnernya suka membanyangkan gue dapat menyiksa orang orang yang songong, sok tau, dengan cara sadis ala gue, do oh bukan berarti gue sakit jiwa yah ... Oopss sorry spoiler.
Ada beberapa pertanyaan yang masih belum kejawab, pertama tokoh Wongso dan Koh Jimmy yang tidak ada penjelasan di akhir scene, mengingat semua tokoh lain dijelaskan kaitan mereka dengan Gambir, Timeline film yang agak blur diawal, karena seinget gue Tokoh Wongso menyebut Marsha Timothy sebagai isteri Gambir, padahal beberapa menit kemudia scene pernikahan keduanyapun disajikan.
Salut dengan detil film ini, setting yang kadang berubah ubah dari retro ke modern sampe keminimalist, senang bisa meliha Megaria 21 bisa disulap menjadi sebuah Gallery seni. Atau melihat billboard bergaya retro dipajang dibangunan bangunan Tua daerah Kota (cmiiw, beneran gak tuh didaerah kota ??? )Sepertinya Joko Anwar memberi pesan pesan kecil disetiap scenenya. Good Job Jokster.
Dan sekarang nunggu kebaikan mbak Lala sebagai produser dan Joko Anwar sebagai Sutradara untuk membuat film film bagus lainya, dan sekarang gue sangat bangga Indonesia punya "Pintu Terlarang"
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 25 #365shots Hibah Buku
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Keramat
Adalah Miea seorang sutradara dengan crewnya dan aktornya berangkat menuju Jogjakarta untuk melakukan reading dilokasi, perjalanan mereka di dokumentasikan oleh tim Behind The Scene dengan kamera person Cungkring, perjalanan mereka lakukan dengan kereta.
Malam pertama di Jogjakarta mereka diganggu dengan suara tangisan dan penampakan, hari hari berikutnya makin bertambah parah dimana seorang diantara mereka kesurupan dan dibawa kealam lain.
Uniknya, semua pemain memakai nama asli, sepertinya untuk pendekatan lebih real saja, akting mereka pun lumayan natural. Pesan moralnya emang kuat, cuman kalau studi kasusnya cuma mereka yang dikambinghitamkan kayaknya kurang tepat aja. Mereka juga tidak banyak berperilaku buruk (Kecuali Miea) sehingga pantas di"kerjain" oleh alam.
Dugh agak ribet ya bahasa gue ??? But over all worth to watch kok.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 24 #365shots Roti Bakar
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 23 #365shots Pohon Pinang
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Takut (Faces of Fear)
7 Sutradara 6 Film dan 1 teriakan, begitulah tagline-nya, 7 sutradara okelah, 6 film sudah pasti, tapi satu teriakan dari saya ??? Belum tentu .. :)
Dibagian pertama "Show Unit" karya Raka Prijanto menghadirkan thriller tentang pembunuhan tak berencana, secara tekhnis masih sangat biasa aja, over lighting dimana mana, detil gambar jadi burem, meninggal pertanyaan besar? Kemana mayat satu lagi ???
Bagian kedua, "Incarnation of Naya" karya Riri Riza, Dinna Olivia bermain bagus menjadi seorang Naya yang serampangan, cuek dan naksir dengan sepupunya, pada saat proses pencucian keris oleh keluarga besar mereka, Naya malah asik dengan sepupunya dikamar dan sempet mengumpat kepercayaan kejawen yang gak masuk akal, akhirnya kena tulah dan dikerjain oleh hantu, part ini lumayan bagus, sayang karena keterbatasan waktu banyak detil proses kejawen jadi misteri dan meninggalkan pertanyaan prosesi itu untuk apa dilakukan ???.
Dibagian ketiga "The Peeper" Karya Ray Nayoan, Masih mengangkat budaya jawa dan kemistisannya, ditambah penampilan syur dari para pelakonnya, seorang Cleaning service yang punya hobby mengintip mendapat kesempatan mengintip seorang penari yang usai manggung, nasib buruk menimpanya karena dijadikan tumbal oleh sipenari.
Dibagian ke empat "The List" Karya Robby Ertanto, dan ini adalah aksi balas balasan dendam seorang mantan pacar, menurut gue dibumbui komedi dan spesial effek binatang binatang yang sangat menggelikan.
Dibagian kelima adalah The Rescue karya Raditya Sidartha, seperti mencontek 28 days latter dan I am legend, memperlihatkan suasana Jakarta yang bak kota mati, tapi listrik nyala, the good thing adalah gue suka dengan zombiesnya, good work.
Dan yang terakhir adalah sudah pasti "Dara", Shareefa Danish emang jawara, walau image Dara lebih light dibanding versi Rumah Dara nya, tapi tetap kesan diam diam mengerikan nempel di karakternya, good job from The Mo Brothers.
Sekarang gue berharap semoga Riri Riza membuat full version of "Incarnation of Nayla" elemen yang ditampilkan bener bener mengindonesia dan mantapss .. :) but please jangan banyak mempergunakan spesial effect, it ruin my mood.
Besok nonton film Indo apa lagi ya ???
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 22 #365shots Odivia
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
The Box
Cameron Diaz is Norma Lewis, a wife who got a visit by a stranger offering him a box with a button, and if she push it, he will grant her a million dollar but kill someone she doesn't know.
OK, gue hanya ngerti plotnya sampe segitu saja, jangan coba tanyakan kenapa banyak sekali karakter yang seakan memberikan clues kepada Norma dan suaminya berujung dengan keluarnya darah dari hidung mereka, atau ada banyak manusia yang berperilaku seperti robot disini ... :) sigh.
Will some one care to expalin ... :)
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 21 #365shots Teh Tarik
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 20 #365shots Anti Kamera
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
All About Steve
Adalah Mary (Sandra Bullock) seorang pembuat teka teki silang untuk sebuah koran lokal, hidup dan enjoy dengan dunianya sendiri, suatu saat orang tuanya menjodohkan dengan seorang cowok bernama Steve, yang akhirnya mengubah hidupnya dan berakhir menjadi petualangan "Mengejar Mas Mas" ala Hollywood.
Apa yang dipikiran Sandra Bullock ketika menerima skrip film ini ? Dia gak bisa baca kah apa film film ini yang menjadikan karirnya makin redup, I am so sorry for her then. And for Bradley Cooper yang emang laris manis di film genre semacam ini, beberapa filmnya macam Hangover, He's just not that into you, New York I Love you dsb, film ini juga jadi titik rendah karirnya.
Don't waste ur time guys
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 19 #365shots Polisi Pun Kena Tilang
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 18 #365shots Mengambang
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
New York I Love You
Seperti halnya Paris, Je Taime, film ini dibuat menjadi banyak segment, namun kurang tegas pemotongan antara satu segment dengan segment berikutnya, alhasil karya seorang Sutradara tercampur dengan sutradara lainnya.
Gue ngakak banget melihat Segment Ethan Hawke yang dengan segala jurus mautnya menggoda seorang wanita dan ternyata oh ternyata .. Lol, atau segmentnya Anton Yeltchin, he is the funny guy from with Russian accent at StarTrek dan segment terakhir oma dan opa yang membuktikan cinta tetap utuh tak lekang waktu, and I like how they treat love dengan pertengkaran kecil mereka.
Jadi sekarang kapan neh Yvan Attal dkk membuat film Jakarta, I Love You .... ??? Ditunggu Lol.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
1 comments
|
Day 17 #365shots Leton
Nah terus Leton ini apa ??? Ini adalah Jembatan ditengah kota pekanbaru, karena libur semua ngumpul maka tadi sore kita jalan kesana dan makan jagung bakar, kalo dipikir pikir tempat ini sech biasa aja baik dari segi pemandangan ataupun fasilitasnya. And as for Food juga biasa aja .. Lol
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 16 #365shots Bapak dan Istri
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Precious: Based on the Novel Push by Sapphire
Melihat Precious seperti melihat seorang remaja yang terlatih dengan segala pedihnya drama kehidupan, bahkan kepedihan itu disulapnya menjadi scene scene indah dalam pikirannya, contoh ketika diperkosa sang Ayah dia hanya diam dan membuaikan alam bawah sadarnya dan bermimpi menjadi seorang aktris yang baru saja menghadiri premiere film lengkap dengan reporter dengan kilatan blitsnya dan fans dengan teriakan mereka. Atau ketika dia di ganggu oleh anak anak berandalan di harlem dan terjerambab, dia malah membayangkan menjadi seorang model dengan photo sessionnya, langkah yang dramatis mengubah perih menjadi mimpi indah.
Karena di drop out dari sekolah, mau tak mau di harus melanjutkan ke sekolah yang lebih privat, disana setitik terang ditemuinya lewat Ms. Rain dan teman sekelasnya.
Applause gede gedean buat semua aktor di film ini, Gabourey Sidibe menjelma menjadi Precious yang tertindas, dan paling top adalah penampilan istimewa dari Monique yang menjadi nyokap Precious, no wonder banyak sekali nominasi best supporting role untuk dia, Mariah Carey rela melepas riasan tebalnya dan menjadi social worker yang bersahaja, jauh dari flopnya Glitter, I start to like you Carey. Lenny Kravits as Nurse John walau sepintas saja lumayan bikin cerita kehidupan Preciuos berwarna.
Kesimpulan, walau terasa lebay dibeberapa sisi, tetap film ini mempunyai kelasnya sendiri.
Nama Precious tidak menjamin dirinya menjadi lebih berharga.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 15 #365shots Terong Belanda
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 14 #365shots Tak Tergantikan
I love my bb ... Lol.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 13 #365shots Si Males Mandi dan Makan
I love him btw ... :)
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
1 comments
|
Day 12 #365shots Penjual Balon
Ditengah panas kayak gini dia menjual ballonnya, gue aja yang jalan tidak lebih dari 2 menit ditengah matahari panas udah berkali kali menggerutu, I wonder apa yang didalam hatinya, mengutukkah ??? Berdoakah ???
Apapun yang dia rasakan gue berdoa yang terbaik buat hidupnya .. Amien.
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
0
comments
|
Day 11 #365shots Pertama di Muka Bumi
Adalah nyokap yang udah beberapa bulan ini mencoba terapi ini, di pijet dengan menggunakan alat yang dihubungkan dengan listrik, testimoni dari nyokap sech lumayan ngefek, pinggangnya jadi tidak terlalu sakit.
Nah bedah dikit yah usahanya seperti apa, dari penulusaran brosur bahwa ini adalah terapi pertama dimuka bumi, lol. Memijat para pasiennya dengan besi panjang yang dialiri listrik tegangan rendah untuk menstimulasi peredaran darah disekujur tubuh, dan cabangnya udah banyak tersebar di beberapa provinsi di indonesia.
Tidak ada salahnya mencoba khan ??? Lol
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
2012
Gue emang baru saja menonton 2012 ini, itupun setelah diketeng 4 kali baru selelesai, maklum durasinya saja lebih dari 2 jam. Dan buat gue 2012 gak ngasih kesan apa apa, cerita yang dangkal namun efek mewah gak bikin gue terlalu terkesima, karena menurut gue film yang baik adalah yang "menyentuh", walaupun drama 2012 dibalut dengan hubungan ayah dan anak tapi gak ada rasa chemistry yang dalam jika dibandingkan dengan drama hubungan ayah dan anak dalam film semi kiamat macam "Knowing" yang kerasa lebih pas dan menurut gue lebih punya kelas ketimbang 2012 ini.
Setelah menonton film, gue berpikir kenapa MUI perlu mengeluarkan keringat dan memprotes penanyangan film ini ya ??? It's not a judgement Day, ini khan hanya New Begining, dan maaf gak ada unsur agama yang ditonjolkan para tokoh karakternya, malah menurut gue berujung ke Atheis, don't believe God, believe ur strenght and luck. Coba pikirkan karakter yang selamat itu siapa saja hayo ? Film seperti ini hanya untuk memanjakan mata dan jangan dipikirkan terlalu dalam, we got a lots of real issues yang harus dibahas ... Sigh for MUI.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
Day 10 #365shots : Lampu Minyak
Dan benda benda macam lampu LED, hp plus senter, dan lampu minyak tradisional adalah senjata melawan kegelapan, as seen on picture lampu ini cukup menemani dalam gelap.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
1 comments
|
#365shots Day 09 Seminggu Tak Mandi

Jangan salah kaprah dengan judulnya, yang gak mandi itu adalah mobil avanza, lol. Sebelum bokap masuk Rumah Sakit kemaren dan setelah bokap keluar dari RS, si avanza ini bener bener gak dimandiin sama sekali. Kerjanya juga di forsir lebih dari biasanya, malam siang sampe subuh diajak keluar terus, alhasil debu lumpur banyak banget dibodinya, warna itamnya jadi keputihan bak dibedakin, lol.
Nah hari ini karena lagi nyantai akhirnya disempetin ke Glym Wash ... Maka si Avanza item sekarang udah bersih dan seger kembali'
- Posted using BlogPress from my iPhone
Read More..
|
2
comments
|
#365shots Day 08 Sate Padeh
Dan salah satu favorite gue adalah sate Padeh di jalan Nangka atau jl. Tambusai. Bentuk fisiknya yang merah menyala dengan ketupat dan daging yang empuk plus keripik balado ditambah kuahnya yang super pedes yang sanggup bikin bibir gue jontor dan tremor bersamaan, Warning buat yang belum terbiasa perut bakal moncor moncor deh ... Lol. Kalau ke Pekanbaru .. Mampir disini yatzz.
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
#365shots Day 07 Gigiku Dulu Tak Begini
Nah ini adalah visit kedua gue ke drg. Arum, semua berjalan lancar, kalo dilihat dari gambar sepertinya lobang pada gigi diperbesar untuk dapat membersihkan pulpa yang sudah terinfeksi, dan diberi obat lalu ditambal sementara.
Perjalanan masih panjang karena gue dan drg nya udah bikin apointment ketemu lagi hari senin sore, so far sech ngilu dan rasa sakit sudah sangat berkurang, thanks to drg. Arum yang satu almamater dengan gue.
Sampe ketemu senen ya Dok .. :D
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
#365shots Day 06 Lift Pasien
Nah salah satu tugas gue adalah kebagian antar dan jemput sodara ke RS dan ended up balik sendiri ke RS sekitar pukul 11 atau 12 malam, prosesi supaya sampe kekamar bokap adalah menumpang lift ini, Gedung RS ini terbilang kecil dan hanya punya 2 lift yaitu lift pasien dan lift umum, dan denger cerita kakak ipar kalau lift pasien itu markas besarnya para "penghuni" disini. Dan sialnya gue selalu dapat lift itu, jadilah 1 menit yang mendebarkan setiap malamnya, gak mau donk scene film The Eye tereka ulang malam ini... :merinding:
Sebenarnya ada tangga menuju lantai 5 ini tapi apa perlu gue naik tangga sampe segitunya, oklah .. Kalau begitu, gue sepertinya harus menikmati spooky moment ini.
Hiks
Sent From my iPhone 3GS
Read More..
|
2
comments
|
#365shots Day 05 Oh Suster please jangan keramas ataupun ngesot
Nah kebetulan gue lagi di RS .. Ya nggak papa toh sekalian liat kiri liat kanan toh .. :) iya toh. Lol
Jam 11 malam gue balik ke RS ini dan mendapati seorang suster lagi duduk di loby bawah, yah siapa tahu dia mau menemani gue dalam lift secara lift ini serem banget. But let me check dulu suster tadi kakinya jejak ke tanah gak yah ???
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|
#365shots Day 04 Salib
Suasana masih pagi tapi udara udah mulai kerasa panas, biasalah standardnya Pekanbaru, sembari menunggu dan sight seeing kota pekanbaru dari lantai 5 ternyata yah lumayan juga (jeleknya) lol. Nah kebetulan gereja ini letaknya persis disebelah Rumah Sakit. Arsitektur didepan pintu masuknya lumayan unik, nggak ngerti juga sech bergaya apa.
Oh iya minta maaf neh karena ter-skip satu hari #365shots nya ... :) dikarenakan saya kecapean, tepar dan badan panas .. Pas cek darah tadi siang ternyata gejala tipus .. :(
Sent From my iPhone 3GS Read More..
|
0
comments
|