Persepolis

Tuesday, July 13, 2010 at 2:21 AM

Perang memang selalu membawa dampak negatif ke semua orang, korban fisik dan juga mental, tak terkecuali dengan Marjane, seorang anak kecil yang akhirnya diasingkan orang tuanya ke Vienna karena perang tengah berkecamuk di Iran pada tahun 1970-an.

Dan ini adalah pengalaman kedua menyaksikan film perang dalam visual animasi dua dimensi, Waltz With Bashir yang gue tonton setahun lalu juga mempunyai plot soal perang timur tengah namun tampil lebih "Dark" dan tak menyisakan scene menghibur, sebaliknya Persepolis disuguhkan dengan sentilan sentilan soal islam, gaya hidup, American pop culture, dsb. Sehingga menarik melihat kebiasaan warga iran yang berparty dalam rumah dengan menyediakan alcohol sebagai minuman, dan musik dance ala amerika sebagai hiburannya, tentu saja dengan aurat terbuka.

Satu satu kebebasan yang didapat oleh tokoh utama Marjene adalah ketika orang tuanya mengirimnya ke Vienna, disana kebebasan didapat namun juga kebablasan dan seperti menghadapi fase trial dan error, Marjene pun kembali ke Iran dengan segudang ide ide kebebasan dalam otaknya, tentu saja semua tidak bisa diaplikasikan mengingat Iran adalah negara yang dikuasai oleh kaum islam fundamentalist.

Sekidar mengingatkan bahwa film animasi 2dimensi ini tampil hanya dengan warna hitam dan putih, namun terkadang berwarna ketika memvisualkan Marjene pada saat-saat tertentu.

Film ini sukses sekali menyentil segala sendi politik kehidupan dan agama di negara Islam Iran dalam banyolan banyolan khas imajinasi Marjene, lihat saja scene ketika Marjene yang masuk sebuah gang sempit hanya untuk mendapatkan kaset penyanyi Amerika favouritenya, persis seperti hendak membeli narkoba, para pedagang berbisik-bisik menawarkan dagangannya, Bee Gees, Beatles, dan Jichael Mackson (Michael Jackson). And this is one of my favourite scene from Persepolis.

Dengan hanya bermodalkan cerita yang kuat dan visual 2d film ini sanggup tampil prima, lantas apakah anak bangsa sanggup membuat film seperti ini ? Menyaksikan Sing To The Dawn sebuah animasi kerjasama Indonesia Singapore saja sepertinya belum apa apa.

My Rate : 3,8/5

Cast Voice : Chiara Mastroianni, Catherine Deneuve, Danielle Darrieux, Simon Akbarian, Francois Jerosme

Director : Vincent Paronnaud and Marjane Satrapi
Sent From my iPhone 3GS

0 comments

Just Blog of Mine | Powered by Blogger | Entries (RSS) | Comments (RSS) | Designed by MB Web Design | XML Coded By Cahayabiru.com