Temple Grandin (2010)

Monday, August 2, 2010 at 2:22 AM

Gak pernah kepikiran buat gue kalau daging yang kita konsumsi sehari hari berasal dari hewan yang semasa hidupnya tersiksa dan berakhir di rumah potong dengan cara sadis ? Tapi untunglah Temple Grandin dengan kemampuan luarbisa nya menciptakan sebuah sistem yang lebih manusiawi, mengurangi rasa takut dan trauma hewan ketika hendak di sembelih, tapi tetap saja ujung ujungnya berakhir di meja makan kita :(.

Temple Grandin adalah sosok dengan autism, tidak dapat berbicara di usia 4 tahun, susah beradaptasi dan merasa risih dengan physical contact seperti berpelukan, bahkan dengan ibunya sendiri tidak pernah berpelukan, dibalik keterbatasannya sebagai penyandang autism, Temple adalah seorang yang genius, seorang dosennya menggambarkan bahwa Temple berpikir dengan gambar, imajinasinya akan bermain main jika melihat sebuah benda, keterbatasan tersebut membuat Temple menciptakan sebuah "Hug Machine" sebuah alat yang dapat memeluk tubuhnya dengan erat, sehingga akan timbul rasa nyaman dalam diri Temple, sayangnya penemuannya ini diolok olok oleh kalangan akademisi dan dikira orang gila, namun jangan salah, penemuannya ini sekarang sudah diterapkan sebagai alat psichology dalam memberi ketenanangan dalam stress.

Master dan Ph. D dalam bidang animal science di raih Temple dengan usaha yang keras, beberapa buku tentang Autism dan animal science diterbitkannya, sebuah prestasi ditengah keterbatasan.

Claire Danes bermain sangat matang dan menjelma menjadi Temple Grandin yang kaku, pemarah, labil dan rela masuk kandang sapi dan bermain diantara kotoran kotorannya, Julia Ormond menjadi ibu yang seperti malaikat berusaha terus membing Temple menjadi sukses.

Sepanjang film kita dijejali dengan scene yang tidak memberi ruang kepada gue untuk bersimpati pada Temple, walaupun Claire Danes bermain sangat bagus, namun karakter autismnya temple seperti jauh dari human affection, semua harus berusaha memahami dia, ooppsss atau mungkin juga gue yang kurang memahami autism, satu satunya orang autism yang gue kenal ya cuman Prita ... Lol.

Film semi autobiografi ini juga mengabaikan plot dimana Temple Grandin jatuh cinta, tidak ada satu pria ataupun wanita yang dicintainya, at least sebagai penonton, gue pengen melihat bagaimana Temple Grandin yang bisa mewakili penyandang autism, bagaimana mereka menghadapi suasana jatuh cinta, film ini tidak menggambarkan sama sekali. Cos we all know Temple Grandin juga manusia bukan ??? :)

Never give up hope :)

Cast : Claire Danes, David Strathairn, Catherine O'hara, Julia Ormond.

Directed By : Mick Jackson

My Rate : 3,3/5

Sent From my iPhone 3GS

1 Responses to Temple Grandin (2010)

  1. ingenue Says:

    ga bakal pernah ngliat temple grandin jatuh cinta wkwkwkwkwk.... secara orang aslinya emang memilih untuk hidup selibat. Males terlibat hubungan romatisme blablabla yg bikin hidupnya udah ruwet tambah ruwet.

Just Blog of Mine | Powered by Blogger | Entries (RSS) | Comments (RSS) | Designed by MB Web Design | XML Coded By Cahayabiru.com