Pocong Kamar Sebelah (2009)

Wednesday, August 4, 2010 at 2:45 AM

Kalau saja Ian Jacobs aka Nayato Fio Nuala aka Koya Pagayo aka Pinkan Utari dan aka aka lainnya dan tidak tergesa gesa dalam proses produksi dan tidak terlalu terfokus pada pakem pakem yang sudah ada, film ini bisa menjadi horror yang bagus.

Temui Felisa (Rahma Azhari) seorang mahasiwi yang pindah kost ke sebuah rumah berlantai dua yang terkesan kusam, oleh ibu kost yang sok misterius dan galak dia dituntun ke kamar dilantai dua, si ibu kost berpesan untuk tidak pernah membuka pintu kamar sebelah, selanjutnya bisa ditebak Felisa membuka pintu kamar sebelah dan terjebak dengan permainan pocong pocongan.

Baiklah gue akan curhat satu persatu, scene malam adalah scene paling menyiksa, suasana selalu digambarkan hujan petir menyambar, dengan kilatan petir
Nauzubilla lebaynya, karakter ibu kost yang aneh, lebih tepatnya terlalu dibikin sok galak dan misterius, sebagai anak kost yang baru Felicia bertanya kenapa pintu kamar sebelah tidak bisa dibuka, si ibu kost memasang muka galak dengan riasan bedak yang agak tebal berlalu pergi, sebuah scene yang benar benar bodoh, selanjutnya timeline yang rancu dan aneh, masih bersetting di rumah tua tersebut, Felicia yang kemalamam dan tidur di kamar anak ibu kost sudah terlelap itu dan itu berarti sudah tengah malam, namun scene berpindah kelantai satu dimana sang ibu kost baru saja memulai makan malamnya, sungguh aneh mengingat tidak ada scene flash back yang diterapkan, kecuali pada saat ending saja flashback dilakukan.

Tiga perempat film ini dihiasi dengan music yang terlalu berlebihan kadarnya, sepertinya sang sutradara dan komposer berusaha membangun mood penonton dengan musik yang lebay dengan tempo yang kadang tidak sesuai dengan scenenya sendiri, dan lihat juga pocongnya yang sangat banci tampil, jadi kepikiran apakah yang meranin pocongnya beneran banci ??? Lol.

Satu plot yang paling aneh adalah kenapa ketika pintu kamar sebelah belum terbuka pocongnya sudah berkeliaran dan menghantui diluar kamar, bukankah logikanya pocong itu seakang terperangkap dalam kamar. Sigh sejuta kali.

Bagi gue Rahma Azhari bukanlah artis sweetheart yang menarik perhatian, walau tampil cukup berani dengan two piecesnya, tetap terasa hambar dengan coletehan yang kurang mengena.

Endingnya pun tak kalah basinya, gue spolier dikit yah, pocong yang terperangkap adalah korban pembunuhan namun anehnya pelaku pembunuhnya sendiri tidak pernah dihantui kecuali pada saat ending, ceritanya sutradara berusaha membuat twist, tapi maaf sangat kurang mengena.

Cast : Rahma Azhari, Reza Pahlevi, Andrew Ralph.

Directed By : Ian Jacobs

My Rate : 2,4/5

Sent From my iPhone 3GS

0 comments

Just Blog of Mine | Powered by Blogger | Entries (RSS) | Comments (RSS) | Designed by MB Web Design | XML Coded By Cahayabiru.com